Kenapa ku masih mempertanyakan sebuah harapan,
sementara ku telah membunuh jutaan perasaan
Ini tentang kebahagiaan..
tentang sekeping untaian perasaan
yang tepat menggantung bersebelahan penderitaan
Karena itulah, ketika meraih kebahagiaan
apa benar penderitaan telah tersisihkan,
karena setiap kebahagiaan selalu diikuti penderitaan
seperti sebuah ikatan tak terlepaskan
Maka demi setitik harapan berisi kebahagiaan,
jangan selipkan penderitaan yang akan korbankan
jutaan perasaan..
Baru aja abis makan buka puasa, semua sudah pada selesai makan, tinggal nenek yang masih dengan lambat melahap makan dan ayah yang lagi ngemil ringan dekat nenek. Niatnya mo ngambil wudhu, ga sengaja aku dengar percakapan mereka, kira-kira begini:
Ayah : Belom selesai nek makannya??
Nenek : Iya, tadi diambilin nasi kebanyakan sih.
Ayah : Bukannya tadi porsinya sama smua, gigi palsunya udah ga pas ya nek??
Nenek : Dikit..
Ayah : Pantes aja lambat, gimana klo ntar nasi, lauk & sayurnya diblender aja dulu buat nenek, jadi tinggal diminum aja nek..
Aku : *GDUBRAAKKKKKKK…*
5 dasar kebutuhan manusia:
1. Kebutuhan fisiologis
- makan
- minum
- sex
- dll
2. Kebutuhan mencintai dan dicintai
3. Kebutuhan rasa aman dan nyaman
4. Harga diri
5. Aktualisasi diri
Riadhus Shalihin

“Bahwasanya Allah menyuruhmu, supaya menyampaikan amanat kepada pemiliknya.” (Q.S. An-Nisa 58)
indahkanlah hari ku
pagi yang berkabut, bukan embun
siang yang tenang, namun gersang
hingga akhirnya pelangi datang
tanpa hujan
kau lah embun di kala petang
membawa kembali keindahan
petang laksana fajar, tak tergantikan